PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN PEPAYA SEBAGAI PESTISIDA ALAMI
Kelompok karya ilmiah SMP Negeri 3 Talang pada tahun 2017 telah mengadakan penelitian dengan beranggotakan Rosa Anggreani,Syifa Azahra,Putri Nurhalizah

Adapun kesimpulan dari penelitian antara lain:
1.Daun papaya (carica papaya ) mengandung berbagai macam zat antara lain: vitamin A 18250 SI,vitamin B1 0,15 mg,kalori 79 kal ,protein 8,0 gram, lemak 2 gram,hidrat arang 11,9 gram,kalsium 353 mg,fosfor 63 mg,besi 0,8 mg,air 75,4 gram,papayotin,kautsyuk,karposit,daun pepaya mengandung bahan aktif “papain”,sehingga efektif untuk mengendalikan “ulat dan hama penghisap”.
2.Adapun langkah-langkah pembuatan pestisida alami dari daun pepaya yaitu:mengumpulkan kurang lebih 1 kg daun pepaya (sekitar satu tas plastik besar atau ember besar),menumbuk daun pepaya hingga halus, hasil tumbukan/rajangan direndam didalam 10 liter air kemudian ditambahkan 2 sendok makan minyak tanah dan 30 gr deterjen.Hasil campuran,didiamkan semalam,menyaring larutan hasil perendaman dengan kain halus.Dan menyemprotkan hasil saringan ke tanaman.
3.Pestisida alami merupakan pemecahan jangka pendek untuk mengatasi masalah hama dengan cepat.Pestisida alami harus menjadi bagian dari sistem pengendalian hama terpadu,dan hanya digunakan bila diperlukan (tidak digunakan jika tidak terdapat hama yang merusak tanaman).Pestisida alami dari ekstrak daun pepaya memiliki beberapa manfaat,antara lain:dapat digunakan untuk mencegah hama seperti aphid,rayap,hama kecil,dan ulat bulu serta berbagai jenis serangga
saran- saran
Adapun saran saran yang dapat penulis berikan antara lain:
1.Sebaiknya para petani dan pecinta tanaman menggunakan pestisida alami dari pestisida sintensis yang digunakan agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga.
2.Jangan menggunakan pestisida alami jika tidak ada tanaman yang diserang oleh hama.
Oleh:
-SHIFA AZZAHRA (VIIIG)
-PUTRI NURHALIZA (VIIIB)
-ROSA ANGGREANI (IXG)
